Tipe-tipe Evaporator

Evaporator efek tunggal (single effect)

Yang dimaksud dengan efek tunggal adalah bahwa produk hanya melalui satu buah ruang penguapan dan panas diberikan oleh satu lias pemukaan pindah panas.

Evaporator efek ganda

Di dalam proses penguapan bahan dapat digunakan dua, tiga, empat, atau lebih dalam sekali proses, inilah yang disebut dengan evaporator efek majemuk. Penggunaan evaporator efek majemuk berprinsip pada penggunaan uap yang dihasilkan dari evaporator sebelumnya.

Tujuan penggunaan evaporator efek majemuk adalah untuk menghemat panas secara keseluruhan, hingga akhirna dapat mengrangi ongkos produksi. Keuntungan evaporator efek majemuk adalah merupakan penghematan yaitu dengan menggunakan uap yang dihasilkan dari alat penguapan untuk memberikan panas pada alat penguapan lain dan dengan memadatkan kembali uap tersebut. Apabila dibandingkan dengan antara alat penguapan n-efek , kebutuhan uap diperkirakan 1/n kali, dan permukaan pindah panas berukuran n-kali dari pada yang dibutuhkan untuk alat penguapan berefek tunggal, untuk pekerjaan yang sama.

Pada evaporator efek majemuk ada 3 macam penguapan, yaitu :

  1. Evaporator Pengumpan Muka
  2. Evaprator Pengumpan Belakang
  3. Evaporator Pengumpan Sejajar

Macam-macam peralatan penguapan/evaporator : evaporator kancah terbuka, evaporator dengan tabung pendek yang melintang, evaporator dengan tabung pendek yang tegak, evaporator yang mempunyai sirkulasi alamiah dengan kalanria bagian luar, evaporator dengan sirkulasi yang dipaksa, evaporator bertabung panjang, evaporator piring, evaporator sentrifugal dan evaporator pengaruh berganda.

Pada banyak system pendinginan, refrigerant akan menguap di evaporator dan mendinginkan fluida yang melalui evaporator. Evaporator ini disebut sebagai direct-expansion evaporator. Berdasarkan zat yang didinginkan, evaporatordibedakan menjadi evaporator pendingin udara dan pendingin cairan. Berdasarkan konstruksinya, evaporator pendingin udara dibedakan menjadi plat, bare tube, dan finned evaporator. Evaporator plat biasa digunakan pada kulkas rumah. Evaporator pendingin udara ini umumnya digunakan untuk system pengkondisian udara (AC).

Evaporator pendingin cairan umumnya digunakan untuk mendinginkan air, susu, jus, dan kegunaan industry lainnya. Jenis evaporatoryang sering digunakan adalah evaporator bare-tube karena proses pengambilan panas terjadi langsung dari bahan ke refrigerant. Terdapat beberapa tipe evaporator yang sering digunakan, seperti : pipa ganda, Baudelot cooler, tipe tank, shell and coil cooler dan shell and tube cooler.

 

Tipe-tipe evaporator lainnya, antara lain :

Evaporator sirkulasi alami/paksa

Evaporator sirkulasi alami bekerja dengan menambahkan sirkulasi yang terjadi akibat perbedaan densitas yang terjadi akibat pemanasan. Pada evaporator tabung, saat air mulai mendidih, maka buih air akan naik ke permukaan dan memulai sirkulasi yang mengakibtakan permisahan liquid dan uap air di bagian atas dari tabung pemanas. Jumlah evaporasi bergantng dari perbedaan temperature uap dengan larutan. Seringkali pendididhan mengakibatkan system kering.untuk menghindari hal ini dapat digunakan sirkulasi pkasa, yaitu dengan menambahkan pompa untuk meningkatkan tekana dan sirkulasi sehingga pendidihan tidak terjadi.

Falling film evaporator

Evaporator ini berbentuk tabung panjang (4-8 meter) yang dilapisi denan jaket uap. Distribusi larutan yang sergaam sangat penting. Larutann masuk dan memperoleh gaya gerak karena arah larutan yang menurun. Kecepatan gerakan larutan akan mempengaruhi karakteristik medium pemanas yang juga mengalir turun. Tipe ini cocok untuk menangani larutan kental sehingga sering digunakan untuk industry kimia, makanan dan fermentasi.

Rising film (Long tube vertical) evaporator

Pada evaporator tipe ini, pendidihan berlangsung di dalam tabung dengan sumber panas berasal dari luar tabung (biasanya uap). Buih air akan timbu dan menimbulkan sirkulasi

Plate evaporator

Mempunyai luas permuakan yang besar, plate biasanya tidak rata dan ditopang oleh bingkai (frame. Uap mengalir melalui ruang-ruang diantara plate. Uap mengalir secara co-current dan counter current terhadap larutan. Larutan dan uap masuk ke separasi yang nantinya uap akan disalurkan ke condenser. Evaporator jenis ini sering dipakai pada industry susu dan fermentasi karena flesibilitas ruangan.

Multi effect evaporator

Menggunaan uap pada tahap untuk dipakai pada tahap berikutnya. Semakin banyak tahp, semakin rendah konsumsi energinya Biasanya maksimal teridri dari tujuh tahap, bila lebih seringkali ditemui biaya pembuatan melebihi biaya penghematan energy Ada 2 tipe aliran, aliran maju dimana larutan masuk dari tahap paling panas ke yang lebih rendah, dan aliran mundur kebalikan dari aliran maju. Cocok untuk mengani produk yang sensitive terhadap panas seperti enzim dan protein.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s