Ketapang, kacang almond tropis

Biji ketapang (Bipang) atau juga sering disebut sebagai kacang almond tropis (Terminalia catappa) ini banyak mengandung protein yang bermanfaat bagi kesehatan.  Apalagi kandungan nutrisi dalam Bipang tidak hanya protein (25,3%), tapi juga serat (11,7%) dan karbohidrat (5,8%). Sementara itu, protein tentu sangat bermanfaat bagi kesehatan. Ukuran konsumsi ideal protein bagi orang dewasa adalah 1 gram per 1 kilogram berat badan per hari. Selain itu, kulit ketapang pun bisa dimanfaatkan sebagai briket.

Image

Dari sebuah penelitian biji ketapang ini juga bias dibuat menjadi sumber pangan alternatif menjadi mi. Diketahui bahwa teknik pengolahannya dipilih terlebih dahulu buah ketapang yang sudah masak, kemudian dipecah menggunakan palu untuk mengambil bijinya. Agar memudahkan saat pemecahan, buah ketapang diposisikan secara horizontal. Dilanjutkan dengan pembakaran atau penjemuran, yakni biji yang telah diambil buahnya dijemur di bawah terik matahari. Jika cuaca tidak memungkinkan bisa digantikan dengan menggunakan oven.

Tahap selanjutnya penghalusan biji ketapang yang telah kering dengan blender sampai menjadi tepung. Penimbangan pun diperlukan guna mengetahui biji ketapang sesuai kadar yang diinginkan.

Jenis perlakuan sampel ialah setelah biji ketapang dihaluskan, kemudian langkah selanjutnya menentukan sampel yang bertujuan untuk mengetahui perbandingan dari mi ketapang tersebut.

Adonan yang telah bercampur kemudian diuleni hingga terasa tidak lengket,lalu adonan tersebut didiamkan sejenak. Setelah itu, adonan dilumatkan dengan tujuan untuk mempermudah penggilingan dan mempercantik bentuk mi yang dihasilkan. Selama penggilingan agar mi tidak saling menempel ditaburi tepung tapioka, kemudian diolah menjadi berbagai variasi makanan.

Salah satu contohnya adalah mi goreng, dibandingkan dengan beberapa jenis makanan per 100 gram, misalnya dengan nasi.Ternyata,karbohidrat Bipang mi lebih rendah, yakni hanya 32,4 gram dibanding kandungan karbohidrat nasi yang mencapai 40 gram.

Namun, kandungan proteinnya lebih tinggi, lebih dari 21,3 gram, sedangkan nasi hanya sebesar 4 gram. Demikian juga kandungan serat Bipang mi lebih unggul 11,4 gram dan nasi hanya 0,3 gram. Demikian juga jika dibandingkan dengan tempe yang sering disebut sebagai makanan berprotein tinggi.

Kandungan karbohidrat dan serat Bipang dalam bentuk  mi memang lebih rendah dibandingkan tempe. Namun, untuk kandungan protein jelas lebih tinggi karena tempe hanya 10 gram, sedangkan Bipang mi lebih sebesar 15,3 gram. Terakhir dengan produk mi yang beredar di pasaran,kandungan karbohidrat Bipang mi lebih rendah 44,24 gram.

Namun, kandungan protein dan serat Bipang mi lebih unggul 17,7 gram protein dan 11,73 gram serat per 100 gramnya. Dengan kandungan yang seperti menjadikan Bipang mi sebagai makanan yang rendah kalori sehingga cocok bagi penderita diabetes mellitus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s