The Yummylicious Dutch’s Milk*


Dutch Innovation, in my opinion

Sejak kecil, saya selalu tertarik terhadap makanan-makanan yang mengandung susu. Sebut saja, keju, mentega, yogurt, es krim, dan makanan-makanan lain yang semakin lezat dengan tambahan susu dalam proses pembuatannya. Belakangan saya baru tahu, semua jenis makanan yummy tersebut bernama keren “dairy products“. Semakin hari, saya semakin sering saja menelaah lebih jauh mengenai hal ini. Apalagi, setelah saya memasuki jurusan teknologi pangan di Institut Teknologi Bandung, saya merasa saya tidak pernah mendapat informasi yang cukup seputar perpanganan susu.

Belanda menjadi topik yang mulai menarik perhatian saya ketika salah satu dosen saya yang pernah berlayar ke negeri tesebut memberitahukan tentang macam-macam rasa dan bau keju yang di produksi orang Belanda sana. Tak hanya itu, kakak saya yang sedang menimba ilmunya di negeri oranye tersebut, kerap kali menitipkan kue dan cokelat produksi sana yang enak luar biasa, sampai saya tidak peduli lagi jumlah kalori yang terdapat pada tiap gigitannya dan menghancurkan pola diet saya. Ada lagi teman saya, seorang peranakan Belanda, yang mencintai keju sebegitu dahsyatnya sampai rela bunuh-membunuh demi keju. Berlebihan mungkin, tapi itu adalah hal yang benar-benar beliau katakan. Serius atau tidaknya, sampai sekarang masih saya pertanyakan, yang pasti saya tidak berani menyicipi keju di makanannya tanpa izinnya terlebih dahulu. Obrolan-obrolan ringan seputar Belanda inilah yang membuat saya mencatat Belanda sebagai salah satu tempat tujuan impian saya untuk menambah pengetahuan seputar perpanganan susu.

Sekitar tahun 2004 atau 2005 kemarin, jurusan saya masih melakukan studi banding ke Belanda di Universitas Utrecht. Saya sempat menanyakan program ini kepada wali mahasiswa saya dan juga tata usaha di program studi saya, namun kabar terakhir yang saya dengar adalah program ini sudah tidak ada dan telah ditutup. Saya masih percaya, tertutupnya pintu yang satu ini bukan penghalang keyakinan saya bahwa suatu hari nanti saya akan menginjakkan kaki saya di Eropa untuk mengetahui lebih jauh kenapa dairy product di negeri sana jauh lebih menggiurkan daripada produksi dalam negeri sendiri.

Dairy Products, Dairy Farming

Keju, cokelat, es krim, mentega, yoghurt, salad dressing, juga mayonaise merupakan makanan yang terbuat dari susu. Kualitas kesemua produk pangan ini, bergantung pada kualitas susunya dan teknologi pemrosesannya.

Inovasi ! Itu adalah prinsip yang dimainkan bangsa tulip ini dalam dairy farmingnya. Belanda ini selalu memberikan produk terbaik bagi konsumennya dengan cara terus menerus mengoptimalkan potensi dari apa yang dimilikinya. Dilihat dari luasnya tanah-tanah yang subur di belanda, tak mengherankan tentu jika kemudian negara ini mengembangkannya sebagai lahan perternakan dan perkebunan.

Ada sekitar 30.000 perternakan susu di Belanda, sehingga tiap tahunnya bisa menghasilkan sekitar 11.000.000.000 kg susu! Dengan produksi sebanyak itu, Belanda tetap saja tidak menurunkan kualitas produksi susunya di pasaran. Malahan bangsa ini semakin bersemangat untuk bersaing sesama produsen susu. Penggunaan teknologi di bidang ini pun semakin digalakkan dengan tujuan meningkatkan penjualannya di pasar internasional. Berhasil? Tentu saja ! Sekarang ini Belanda malahan sudah menjadi salah satu produsen susu terbesar di dunia. Selain itu, sekitar 50% susu olahannya dijadikan produk keju, dan berhasil membuat Belanda menjadi pengekspor keju terbesar ke-5 di dunia.

Jadi, sebenarnya apa sih inovasi yang digunakan si negeri susu-keju ini sehingga dairy product-nya jadi begitu maju?

‘Milk is milk, but not all milk is the same”

Sebut saja “campina”, maka semua orang di Indonesia, dari tua sampai anak kecil pasti sedikitnya tahu mengenai perusahaan Belanda yang terkenal di bagian produksi es krimnya ini. Slogan di atas merupakan motto campina di Belanda dan Belgia untuk meningkatkan inovasi susunya. Bahkan makin hari, makin sering saja terdengar kabar bahwa perusahaan yang satu ini sedang meneliti langkah-langkah baru agar bisa menjadi perusahaan produksi susu segar terbaik di dunia setelah sukses menjadi yang terdepan di negeri Belanda sendiri. Berikut adalah hal-hal yang menjadi pertimbangan utama produksi susu di Belanda.

salah satu produk susu belanda : gambar diambil dari : http://www.accidentalhedonist.com

1. Perbedaan komposisi susu berdasarkan hewan ternak.

Para manusia Belanda, terus menerus membuat susu dengan aneka rasa yang berbeda. Hal ini didasarkan pada teori bahwa bedanya hewan ternak juga mempengaruhi perbedaan komposisi susu segar yang dihasilkan.

2. Murni dan alami.

Karena susu merupakan minuman alami, maka susu sangat mudah terkontaminasi oleh banyak faktor. Misal saja cuaca, suhu, bakteri, dan kontaminan lainnya yang mampu mengubah rasa, aroma, dan nutrisi dalam susu.

3. Penelitian lebih lanjut mengenai komposisi susu

Para peternak susu, selalu mencari tahu perkembangan komposisi susu standar susu di dunia. Para peternak di Belanda mencari melalu internet, sedangkan di Belgia (di bawah perusahaan yang sama) mencari informasi perkembangan susu mereka dengan mengadakan uji susu. Semakin banyak komposisi lemak dalam susu, maka semakin mahal harga susu, karena kandungan lemak yang tinggi menandakan peternak memberikan makanan dalam jumlah yang berlebih.

Mana inovasinya?

Mari sekarang kita menelaah lebih jauh mengenai susu. Berikut adalah komposisi standar yang harus dimiliki di dalam susu.

Lemak susu ini sendiri terdiri dari asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh. Susu merupakan produk yang dianggap membahayakan jika yang terdapat dalam kandungannya lebih banyak asam lemak jenuhnya. Penyakit-penyakit yang disebabkan karena asam lemak jenuh ini antara lain obesitas, gangguan jantung, penyumbat arteri, dan lain sebagainya.

Belanda adalah negara yang pertama kali menemukan cara untuk meningkatkan asam lemak tak jenuh yang terdapat dalam susu yang berkhasiat meningkatkan kesehatan para konsumen susu. Penemuan ini dilandaskan pada penelitian Dutc Milk Genomic Initiative tahun 2004, dan mendapat dukungan penuh dariUniversitas Wageningen, Asosiasi Persusuan Belanda NZO, dan organisasi pembiakan sapi Belanda CRV. Telah ditemukan pula dua gen yang memengaruhi pembentukan asam lemak tak jenuh pada susu sapi ketika penelitian ini dilangsungkan.

Produksi susu Belanda yang sangat mementingkan konsumen inilah yang menjadikan industri dairy products disana begitu maju. Belanda tidak hanya mengutamakan rasa susu, namun juga mempertimbangkan hewan ternak pemroduksi susu, lahan peternakan, sampai kandungan dalam susunya sebagai nilai tambah kepuasan konsumen.

Indonesia juga bisa !

Vergeet U niet, dat er in geheel Nederlandsch Oost-Indie slechst een Melk centrale is, en dat is de Bandoengsche Melkcentrale !”– BMC Director

Sudah tahu khan rahasia susu produksi sana? Sekarang mari kita bandingkan dengan Indonesia tercinta kita ini. Dua kata pertama yang pantas untuk disebutkan untuk mengawali perbandingan ini adalah : Tidak Kalah.

Yang mendasari saya menuliskan 2 kata itu adalah kemenangan PT Ultrajaya dalam

yang menobatkan susu ini sebagai brand terbaik dan paling diminati konsumen Asia. Kita tidak kalah dari negara-negara lain. Namun, jangan cepat berbangga diri jika disamaratakan dengan negara lain, kita justru harus terus mengikuti perkembangan teknologi inovasi susu agar tidak tiba-tiba dikagetkan dengan pembaharuan-pembaharuan yang mungkin muncul dan keburu diambil negara lain.

Kembali ke Belanda, Belanda adalah negara yang pertama kali mengenalkan susu pada kita. Pada abad ke-18, Belanda mengenalkan susu sapi kepada kita sebagai salah satu minuman mewah. Khalayak Indonesia pun ramai-ramai menganggap bahwa meminum susu menandakan betapa hebatnya kekayaan seseorang. Pada tahun 1938, Bandung mulai mengenalkan nusantara dengan produk susunya, BMC – Bandoengsche Melk Centrale. Bandung merebut pula semua produksi susu dalam negeri, untuk kemudian diolah dengan cara pasteurisasi baru kemudian dipasarkan.

Hal ini yang membuat direktur BMC ketika itu menyombongkan diri dengan berujar Belanda, “Vergeet U niet, dat er in geheel Nederlandsch Oost-Indie slechst een Melk centrale is, en dat is de Bandoengsche Melkcentrale !” (Artinya : “Anda jangan lupa, bahwa di seantero Nusantara ini cuma ada satu Pusat Pengolahan Susu, dan itu adalah Bandoengsche Melk Centrale!”)

gambar diambil dari : http://images.ramok.multiply.com

Rasa susunya, tidak perlu ditanyakan, sampai sekarang, secara pribadi, BMC masih merupakan susu murni produksi dalam negeri terenak yang pernah saya minum. Beracu kepada BMC, Ultramilk, dan susu lain inilah, kita tingkatkan kualitas, teknologi dan strategi pasar kita untuk pencapaian produk susu yang lebih hebat, lebih nikmat, dan lebih sehat. Saya tidak sabar untuk menyantap lebih banyak susu Indonesia yang rasa serta nutrisi kandungannya pasti tidak kalah dari produksi luar negeri sana. Tidak perlulah saya berepot diri ke luar negeri untuk menyantap makanan-minuman kegemaran saya, karena sebenarnya saya sudah terpuaskan dengan BMC dan Ultramilk. Tapi bukankah akan lebih baik jika ada si “super BMC” atau si “ultra’super’milk” yang nantinya menguasai penjualan susu di pasar internasional? 🙂 Wow! Saya bahkan sudah membayangkan adanya antrian panjang untuk mencoba rasa si susu “super BMC” atau “ultra’super’milk” yang pasti super lezat dan super bergizi !

*Judul ditulis dalam bahasa Inggris dikarenakan jika di-Indonesia-kan kurang menarik perhatian. Saya tidak mungkin menulis : “Susu Belanda yang Enak” bukan?

**Ditulis dengan tujuan mendapatkan kesempatan untuk meneliti lebih jauh tentang susu dan dairy product di Belanda dan menjadi salah satu pemrakarsa si susu “super BMC” atau “ultra’super’milk”

Sumber :

http://www.netherlands-embassy.org/files/pdf/dairy.pdf

http://www.answers.com/topic/dairy-product-2

http://en.wikipedia.org/wiki/Dairy_farming

http://www.inilah.com/berita/gaya-hidup/2008/06/01/31105/kenali-susu-lebih-jauh/

http://sunjayadi.com/?p=53

http://www.wikimu.com

http://cingciripit.wordpress.com/2008/02/13/bandoengsche-melk-centrale/#more-125

http://www.frieslandcampina.com/english/innovation/innovations/drinks-and-desserts/campina-milk-unsaturated-fatty-acids-outdoor-grazing-selected-farmers.aspx

http://www.sinartani.com/mancanegara/tumbuhan-pemakan-tikus-1258966344.htm

Istiqamah Hafid
24 April 2010

4 thoughts on “The Yummylicious Dutch’s Milk*

  1. Pingback: Tweets that mention The Yummylicious Dutch’s Milk* « Truth and Knowledge -- Topsy.com

  2. Belanda memang sukses menciptakan berbagai macam inovasi di berbagai bidang termasuk produk susu dan turunannya. aq jadi inget dulu pernah dapet coklat dari Belanda dari sahabatku yg lagi S2, tnyata rasa coklat asli Belanda beda banget dengan yg ada di Indonesia

    NB: jangan lupa mampir ya di http://ganangprakoso.wordpress.com/2010/04/14/belajar-menata-kota-indonesia-dari-belanda/ ataw kesini http://kompetiblog2010.studidibelanda.com/belajar-menata-kota-indonesia-dari-belanda/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s